Bisnis Aquascape yang Menggiurkan

Jika
Anda salah satu yang gemar memelihara ikan di aquarium dan ingin
memulai bisnis, maka ada baiknya mempertimbangkan bisnis pembuatan
akuarium yang sering disebut dengan aquascape. Walaupun tidak semudah
menjalankan bisnis pakaian atau makanan tapi ternyata Tri Aditya Saputra
atau akrab disapa Diddy ini sukses menggeluti bisnis aquascape. Melalui
brand Diddy Design Aquarium, si empunya bisnis menerima order pembuatan
aquarium dengan berbagai macam gaya. Ternyata, banyak sekali pemesan
yang menggunakan jasa Diddy bahkan ada beberapa yang memesan dengan gaya
yang tidak lazim.
Bisnis ini dirintisnya secara tidak
sengaja di awal tahun 2010 yang lalu. Kala itu, ia juga masih bekerja
sebagai performers di salah satu tempat wisata modern di daerah Bandung.
Aquarium pertama yang ia buat secara iseng menghabiskan modal sekitar
Rp. 300.000 dengan ukuran 40 x 30 x 30 cm. Awalnya, Diddy hanya ingin
membuat aquarium untuk hiasan kamar kosnya saja.
Tapi tidak disangka, salah seorang
temannya tertarik dan minta dibuatkan. Order aquascape pertamanya sukses
hingga melecut dirinya untuk terus berkreasi dan merintis bisnis
pembuatan aquarium ini. Hanya dalam waktu 2 tahun saja, bisnis pembuatan
aquarium miliknya ini berkembang pesat. Pesanan juga mulai datang dari
berbagai wilayah seperti Bandung sendiri, Yogyakarta, Jakarta dan
Surabaya.

Saat pertama kali merintis bisnis ini,
Diddy hanya mengandalkan iklan dari mulut ke mulut. Namun, setelah
bisnisnya berkembang ia sudah mulai berani membuat brosur dan memasang
iklan melalui Internet. Selain membuat aquarium untuk ikan, kini Diddy
juga melayani pembuatan aquarium untuk kadal, ular, ataupun gurita.
Dalam seminggu, ia mampu menyelesaikan setidaknya 3 order dengan dibantu
teman-teman kosnya.
Dengan menjalankan bisnis aquascape ini,
Diddy mampu meraup omzet kotor hingga Rp. 40.000.000 bahkan
keuntungannya sudah jauh lebih besar dibandingkan dengan gajinya sebagai
performers. Sebelum ini, Diddy rupanya sudah pernah mencoba beberapa
bisnis seperti berjualan keripik tempe dan kue kering. Sayangnya, bisnis
tersebut tidak menuai sukses dan akhirnya tidak berjalan. Namun, justru
dari kreativitas dan keisengannya ini ia mampu mengumpulkan rupiah
lebih besar.
Salah satu kunci sukses bisnis aquascape
menurut Diddy adalah kreativitas. Dengan mengasah kreativitas maka
produk yang dihasilkan juga akan lebih maksimal dan menarik untuk
dilihat. Hingga saat ini, ia juga masih sering menerima panggilan dari
pelanggannya khususnya untuk memperbaiki aquarium yang rusak. Ia
menjalankan aktivitas ini dengan semangat karena memperbaiki aquarium
yang rusak merupakan salah satu cara menjaga kedekatan dengan konsumen.
Jadi, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda
tertarik menggeluti bisnis aquascape seperti Diddy? Jika iya, maka
sering-seringlah berkreasi mulai dari sekarang. Semoga nantinya ada yang
tertarik dan menjadi langkah awal Anda mengembangkan bisnis di bidang
ini.
Bagaimana Cara membuat Aquascap
Cara membuath Aquascape, aquascape itu mudah.Kebutuhan Utama :
- Aquarium
- Lampu
- Filter
- Pasir / Soil
- Pupuk Dasar / Pupuk Cair
- Tanaman
- Ikan
- CO2 (Bisa membuat sendiri)
- Kipas / Chiller (Jika diperlukan)
Contoh Pembuatan Aquarium Aquascape
- Ukuran Aquarium : 55x35x35 (67L)
- Cahaya: 50W
- Suhu: 28 °
- Filter: Filter gantung
- CO2: Tabung dengan 1.5bps
- Fauna: Iriatherina werneri, Boraras maculatus Otocinclus affinis, Red Cherry, dan Crystal Merah
- Flora : Eleocharis acicular, Lilaeopsis mauritiana, Eleocharis geniculata, repens Juncus, Spiky lumut, lumut Taiwan, lumut dan Hydrocotyle verticillata Flame.
- Hardscape: Batu + Kayu
LANGKAH PERTAMA:

Siapkan aquarium, gunakan Styrofoam untuk dasar antara aquarium dan meja, gunakan Styrofoam didalam aquarium jika dirasa perlu (adanya penggunaan batu-batu lancip dalam jumlah banyak).
LANGKAH KEDUA:

Taburkan pupuk dasar, pumice atau pasir malang. Pupuk dasar tersedia dalam berbagai macam merk, JBL, Danerlee, Sera, Azoo dll. Tambahkan sedikit carbon active atau arang untuk mencegah nutrisi yang berlebihan dan mengurangi wabah algae pada saat pertama kali setup.
Pupuk dasar diperlukan untuk tanaman yang bertumbuh kembang dengan akar, jika tanaman yang digunakan berupa moss, riccia atau tanaman lain yang tidak ditancap, maka penggunaan pupuk dasar boleh diabaikan.
LANGKAH KETIGA:

Gunakan pasir malang kasar / atau pumice sebagai pembatas sekaligus tempat tinggal bakteri dan tempat pengakaran, substrate yang terlalu padat akan membuat tanaman tidak dapat bernafas dan berakar yang berujung pada pembusukan akar dan kematian tanaman.
LANGKAH KE EMPAT:

Tambahkan pasir sebagai media paling atas, gunakan pasir ukuran 2-3mm untuk membantu pengakaran tanaman dan memudahkan proses menanam. Pasir yang terlalu kasar akan susah ditanami, pasir yang terlalu tajam akan melukai akar tanaman dan membuat busuk. Gunakan pasir yang telah dicuci dengan bersih agar mengurangi kemungkinan kotornya aquarium dengan partikel atau debu.
LANGKAH KE LIMA:

Silahkan mengatur hardscape / layout dari aquascape anda. Bagi saya, sebuah aquascape harus memiliki batu dan kayu, memberikan Anda kesan yang lebih alami dan memungkinkan Anda untuk membuat titik fokus dari aquascape.
Tanaman silahkan disesuaikan dengan hardscape. Batu-batu jangan disebar di seluruh aquarium, tetapi buatlah kombinasi dan berikan kedalaman maksimal untuk tata letak.
Waspadai ketinggian batu, jika Anda menempatkan batu kecil agar tidak tertutup oleh tanaman, batu batu yang terlalu besar tidak memberikan efek kedalaman yang diinginkan.
LANGKAH KE ENAM:

Pilihan tanaman harus dilakukan sesuai dengan ukuran dan tata letak layout. Untuk tata letak ini saya memilih tanaman kecil karena ukuran aquarium yang mini.
Gunakan pinset untuk memudahkan proses tanam. Bagi tanaman dalam porsi kecil kemudian tancapkan kedalam substrate / pasir. Pemisahan tanaman pada porsi kecil dan merata akan membuat tanaman lebih cepat menyebar daripada menanamnya dalam jumlah besar pada titik tertentu. Jika telah selesai menanam isi air pelan pelan agar hardscape tidak rusak.

HASIL AKHIR :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar